Fadhil mengatakan stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif di Aceh.
Banda Aceh-PT Bank Aceh Syariah memperkuat hubungan kelembagaan dengan Kepolisian Daerah Aceh. Jajaran direksi Bank Aceh bertemu dengan Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan di ruang kerja Kapolda Aceh, Kamis (17/09/2026).
Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas hadir bersama jajaran direksi dan pemimpin divisi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara perbankan daerah dan aparat penegak hukum.
Fadhil mengatakan stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kondusif di Aceh.
“Silaturahmi ini menjadi momentum bagi Bank Aceh untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang semakin baik dengan Polda Aceh,” ujar Fadhil.
Menurut Fadhil, Bank Aceh memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah. Karena itu, kondisi yang aman dan kondusif diperlukan agar kegiatan masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan dengan baik.
Ia menambahkan, Bank Aceh terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Namun, setiap bentuk sinergi tetap dilaksanakan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing lembaga.
“Kami berharap komunikasi dan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Dengan sinergi yang baik antar-lembaga, tentunya akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Aceh,” katanya.
Pertemuan dengan Polda Aceh menjadi bagian dari langkah Bank Aceh dalam memperluas dan memperkuat jejaring kelembagaan. Bagi bank daerah tersebut, hubungan dengan pemangku kepentingan menjadi salah satu elemen pendukung dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di Aceh. []









