“Pengendara kehilangan kendali sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke dalam sungai serta menabrak batu di pinggiran sungai,” kata Mawardi, Sabtu, 19 September 2026.
Banda Aceh-Husaini, 26 tahun, mungkin ingin tahu seberapa kencang sepeda motornya melaju. Jalan Tanggul Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, menjadi tempat mengujinya. Masalahnya, jalan itu sedang menikung.
Jumat malam, 18 September 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, Suzuki Satria yang dikendarainya kehilangan kendali. Motor meluncur ke luar jalur, menerobos tepian, lalu terjun ke sungai dan menyebabkan Husaini meninggal dunia.
Warga Lambaro Tunong, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, itu sempat dievakuasi dan dibawa ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh. Namun nyawanya tak tertolong. Polisi menyebut kecelakaan tersebut sebagai kecelakaan tunggal.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Lantas Kompol Mawardi mengatakan Husaini mengendarai Suzuki Satria tanpa nomor polisi dari arah Pelabuhan Ulee Lheue menuju Gampong Jawa.
Saat tiba di lokasi, Husaini bersama rekannya disebut mencoba melakukan uji top speed. Kecepatan tinggi bertemu dengan tikungan.
“Pengendara kehilangan kendali sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke dalam sungai serta menabrak batu di pinggiran sungai,” kata Mawardi, Sabtu, 19 September 2026.
Benturan membuat Husaini mengalami luka robek pada kepala dan sejumlah luka lainnya. Sepeda motornya rusak pada bagian depan hingga pecah.
Jalan Kering, Kendali Hilang
Polisi mencatat kondisi jalan saat kejadian kering. Cuaca cerah. Tetapi lokasi kecelakaan merupakan ruas jalan menikung dan peristiwa terjadi pada malam hari.
Ia mengingatkan pengendara agar tidak menguji kecepatan maksimum kendaraan di jalan raya. Memacu kendaraan melebihi batas, kata dia, dapat mengurangi kendali, memperpanjang jarak pengereman, dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
Setelah kejadian, personel Unit Gakkum dan piket Gakkum Satlantas Polresta Banda Aceh mendatangi lokasi. Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti.
Petugas juga menghubungi keluarga korban dan berkoordinasi dengan Jasa Raharja. Basarnas dilibatkan dalam proses pengangkatan korban dari sungai.
Suzuki Satria hijau tanpa nomor polisi itu kini berada di tangan polisi. Sebuah uji kecepatan berakhir tanpa garis finis. Hanya sungai, batu, dan satu nyawa yang tak kembali. []











