Deretan nama itu menunjukkan perubahan cukup lebar di tubuh Polresta Banda Aceh—dari Bagian Operasi, lalu lalu lintas, pengamanan objek vital, intelijen, hingga sejumlah polsek.
Banda Aceh-Kursi-kursi strategis di Polresta Banda Aceh bergeser. Sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor mendapat jabatan baru berdasarkan keputusan Kapolda Aceh tertanggal 18 September 2026.
Mutasi itu tertuang dalam ST/275/IX/KEP.3/2026 dan Keputusan Kapolda Aceh Nomor KEP/323/IX/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polda Aceh. Keputusan tersebut ditandatangani Karo SDM Polda Aceh, Kombes Pol Ricky Purnama Kertapati.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar membenarkan pergeseran tersebut.
Yang belum jelas adalah kapan para pejabat baru mulai menjalankan prosesi serah terima jabatan. “Sertijab belum dipastikan waktunya,” kata Eddy, Sabtu, 19 September 2026.
Salah satu pergeseran terjadi di satuan pengamanan objek vital. Kompol Sofyanto, yang sebelumnya menjabat Kasat Pam Obvit Polresta Banda Aceh, ditarik ke Polda Aceh sebagai Ps Kasubdit Pam Obvit.Kursinya diisi Kompol Tri Andi Dharma, sebelumnya Kasi Tatib Subdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh.
Perubahan berikutnya menyentuh Bagian Operasi. Kompol Muhammad Hasbi meninggalkan jabatan Kabag Ops untuk menjadi Wakapolres Aceh Utara. Jabatan yang ditinggalkannya kemudian dipercayakan kepada Kompol Mawardi, sebelumnya Kasatlantas Polresta Banda Aceh.
Posisi Kasat Lantas selanjutnya ditempati Kompol Moch Abdhi Hendriyatna. Ia sebelumnya menjabat Kabag Ops Polres Lhokseumawe.
Dari Intelijen hingga Polsek
Rotasi juga menjalar ke jajaran intelijen dan kepolisian sector di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.
AKP Maulidin, sebelumnya Kapolsek Banda Raya, diangkat menjadi Ps Kaurrapkum Subbid Bankum Bidkum Polda Aceh. Posisi tersebut kemudian diisi Iptu Amrizal, yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Kuta Raja.
Di jajaran intelijen, Kompol Rudi Patar Marihot Siahaan bergeser dari Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh menjadi Kasiyanmin Ditintelkam Polda Aceh.
Jabatan Kasat Intelkam selanjutnya diemban AKP Agung Kasatria Kesuma, sebelumnya Kanit 2 Subdit 3 Ditintelkam Polda Aceh.
Sementara itu, AKP Firmansyah meninggalkan jabatan Kapolsek Kuta Baro untuk menjadi Ps Kanit 2 Subdit 1 Ditintelkam Polda Aceh.
Kursi Kapolsek Kuta Baro kemudian diberikan kepada Iptu Dr Junaidi, yang sebelumnya menjabat Kasubsi Basidik Sikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Aceh.
Deretan nama itu menunjukkan perubahan cukup lebar di tubuh Polresta Banda Aceh—dari Bagian Operasi, lalu lalu lintas, pengamanan objek vital, intelijen, hingga sejumlah polsek.
Namun, rotasi administratif itu belum sepenuhnya berlanjut ke seremoni. Hingga Sabtu, jadwal sertijab para pejabat yang bergeser belum ditentukan. []






