Kuliner Ikonik Khas Samahani, Rasakan Lezatnya!

Biasa ketan disajikan dengan unti kelapa yaitu isian kue tradisional berupa parutan kelapa muda/setengah tua yang dimasak dengan gula merah, sedikit vanili dan garam.

 

RAMADHAN selalu menghadirkan banyak cerita. Menjelang waktu berbuka puasa, jalanan menjadi lebih ramai dengan pedagang takjil setiap Ramadhan tiba.

Di Kawasan Samahani, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, misalnya. Banyak pedagang yang menjajakan dagangannya dengan beragam pilihan hidangan yang siap disantap saat berbuka. Salah satunya ketan selai Samahani.

Ketan putih yang lembut (dalam bahasa Aceh: bulukat) dipadu dengan cita rasa selai berwarna kuning kental yang manis menjadi kuliner ikonik khas Samahani.

Biasa ketan disajikan dengan unti kelapa yaitu isian kue tradisional berupa parutan kelapa muda/setengah tua yang dimasak dengan gula merah, sedikit vanili dan garam.

Kelapa ini dimasak hingga benar-benar kering dan disantap bersama ketan yang telah dikukus. Namun, berbeda di Samahani. Gampong Samahani yang berjarak sekitar 19 kilometer dari ibukota Banda Aceh ini memadukan gurihnya ketan dengan siraman selai sebagai topping. Selai ini terbuat dari bahan-bahan segar dengan tekstur yang sedikit kental.

Sekali suapan menciptakan harmoni manis dan wanginya daun pandan yang memberikan sensasi tersendiri. Kudapan ini biasa dihidang sebagai teman minum kopi atau teh panas.

Bagi kamu yang melintas di jalan Banda Aceh-Medan tepatnya di Desa Samahani, kuliner ini wajib dicoba lho!

Penulis: Evi Susanti, S.H

Penulis Adalah Ketua Komunitas Literasi Kayang, Banda Aceh.

Baca Juga:  Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *