Sehingga tersisa satu bakal calon yang menyatakan siap untuk terus maju ke pencalonan, yaitu Abdul Halim dan akhirnya Abdul Halim ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua terpilih PWI Aceh Utara periode 2026-2029.
Banda Aceh-Sempat di skor lantaran ricuh pada Februari lalu, akhirnya Konferensi Kabupaten (Konfercab) VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Utara, berhasil dilaksanakan di Banda Aceh, Minggu, 1 Maret 2026.
Sedikitnya ada dua nama yang masuk dalam bursa bakal calon dan memenuhi syarat, yaitu Abdul Halim dan Dedi Mulyadi. Hanya saja saat pimpinan sidang pleno yang dipimpin Muhammad Zairin memanggil kedua kandidat pada Konfercab itu, satu bakal calon (Dedi Mulyadi) tidak hadir.
Sehingga tersisa satu bakal calon yang menyatakan siap untuk terus maju ke pencalonan, yaitu Abdul Halim dan akhirnya Abdul Halim ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua terpilih PWI Aceh Utara periode 2026-2029.
Selanjutnya, Ketua terpilih selaku ketua formatur langsung menyusun kepengurusan periode 2026-2029.
Pencabutan Skor
Pencabutan skor Konferkab VIII PWI Aceh Utara dan melanjutkan pleno II yang terhenti sempat diberikan toleransi waktu oleh pimpinan sidang, Muhammad Zairin hingga dua jam mulai pukul 10.00 WIB untuk menunggu kehadiran semua peserta yang tercantum dalam absen.
Semua peserta Konferkab VIII PWI Aceh Utara sudah diundang kehadirannya ke PWI Aceh pada 1 Maret 2026. Pemberian toleransi waktu tunggu itu juga atas arahan Mirza Zulhadi agar peserta bisa menggunakan hak dan kewajibannya di forum.
“Kalau juga tidak hadir maka sidang dapat dilanjutkan terus, karena korum memang sudah ditetapkan ketika pleno di Aceh Utara,” kata Mirza.
Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin mengatakan, menyusul deadlock proses konferensi di Aceh Utara sebulan lalu, berkembang aspirasi dari peserta agar kepengurusan PWI Aceh Utara diambil alih oleh PWI Aceh.
“Aspirasi itu langsung kami tanggapi dan meminta pimpinan sidang untuk men-skor persidangan hingga waktu sebulan guna dilakukan penunjukan Plt Ketua PWI Aceh Utara menggantikan Abdul Halim yang sudah berakhir kepengurusannya dan juga menetapkan jadwal lanjutan konferensi di Banda Aceh,” kata Nasir Nurdin.
Keputusan skor persidangan karena kondisi yang sudah tak terkendali, menurut Nasir Nurdin juga sudah dilaporkan kepada Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang ketika pertemuan khususnya di sela-sela peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Provinsi Banten.
“Itu keputusan yang tepat. Nanti kalau digelar lanjutan konferensi, maka gunakan saja dasar yang sudah ditetapkan ketika pleno di Aceh Utara termasuk SK tentang DPT. Ketika melanjutkan konferensi maka pimpinan sidang cukup menyebut skor dicabut dan sidang dilanjutkan untuk penyampaian LPJ yang masih tertunda dan pandangan umum peserta,” kata Nasir mengutip Zulmansyah. []
Komposisi Kepengurusan periode 2026-2029
Penasehat: Yuswardi Mustafa
Ketua: Abdul Halim
Wakil Ketua I: Hasanuddin
Wakil Ketua II: Khaddin
Sekretaris: Jefry Tamara
Wakil Sekretaris: Risnayati
Bendahara: Hasballah
Wakil Bendahara: Umar Efendi






